Disuatu pagi berembun asap…
Aku menyapa mentari yang tak indah…
Kilaunya tak menyilaukan…
Panasnya membakar…
Disuatu siang yang terik…
Aku berlindung dibawah batang…
Batang gersang tanpa daun…
Hendak roboh tak berdaya…
Disuatu sore yang kelabu…
Aku berdiri diatas tanah…
Tanah kering yang retak…
Kosong tak berisi…
Disuatu malam yang dingin…
Aku menatap rembulan…
Rembulan merah terbakar…
Cemara-cemara rapuh…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar