Total Tayangan Halaman

Jumat, 28 Desember 2012

Terimakasih Semester Tujuh


Alhamdulillah, akhirnya 27 Desember 2012 masa kuliah semester tujuh berakhir. UAS juga udah dilewatin, semester yang paling banyak mengeluarkan peluh, dan eluh. Semester penuh tantangan, kesabaran, cobaan, dan pengeluaran. Hehehe... Tapi... Semester inilah yang membuat perubahan besar bagiku, semester yang membuat aku menjadi yakin akan kemampuan yang mungkin saat kemarin-kemarin masih sangat ku ragukan.
Berawal dari Juli 2012, KKN angakatn 38, 45 hari kembali kemasyarakat, dan yah bener-benar disuruh mandiri. Mandi di sungai, jauh dari makanan enak (ketahuan doyan makan) pokoknya benar-benar harus nekat. Nekat bawa curutku kemana-mana(spin tersayang). Jadi guru anak SD yang luar biasa mucilnya, hahahahahaa.
Hmm... Lanjut ke PPL, fase awal menjajaki profesiku nanti (amien...), tercengang sih harus ngajar di SMK terus teknologi lagi, nyata lelaki semua muridnya. Nggak takut digodain, toh g mungkin juga digodain, tapi masalahnya aku takut nggak kuat mental. Selama tiga tahun kuliah, akhirnya di semester inilah aku nekat juga pake motor kemana-mana, berbekal keberanian naik motor di KKN kemarin hhhe. Yah jadi amor gitulah sekarang hohoho. PPL merupakan pengalaman berkesan luar biasa untukku, rasanya jadi pengen sekolah lagi, padahal posisi jadi guru tuh, hehehehe. Murid-muridku yang ku pikir bakal buat aku nangis, ternyata bersahabat, bahkan kayak ade sendiri hehehe. Pengalaman unik dan menjadi kebanggaan tersendiri untuk aku yang manja ini, aku ternyata mampu mengambil keputusan sebagai seorang pendidik, walaupun hanya sekedar praktik. Guru adalah profesi luar biasa indah kalau dijalani, profesi penuh tantangan dan kesabaran, rasanya memang nyaman.
Ku akui, selama PPL kondisi kesehatan menurun juga, mungkin karena lelahnya itu, megang 10 kelas, kuliah masih ada 4 mata kuliah, yah wajar aja, aku yang memang ringkih, dan sistem imunnya agak englek-eglek ini tepar terus. Dari asma kumat, ISK kumat, ahhh kumat semua lah, ditutup radang usus tuh kemaren, ahahhaa anak pak Joko ini betul-betul lemah.
Emmm, pengeluaran yang luar biasa gila, tapi puasss. Puass merintihnya, tapi nggak kurus-kurus juga sih.Yah yah, namanya juga pengorbanan demi kesuksessan, perjalanan menuju S. Pd yang menyenangkan dan mencengangkan hehehhe. Cetar membahana deh. Hheeehe.
Hmmm... Tugas di semester ini yang memang ahayde banget, semuanya KTI, mentang-mentang mau skripsi. Aahhahahaaa, ujian diganti tugas semua, kecuali Evaluasi, yang ujiannnya bener-bener mengevaluasi hidup ahahhaa, sulit banget.Tega tuh bu dosen, sekelasan pada stresss semua. Satu matkul yang buat ketawa aja ingatnya, ya matkul penelitian, matkul yang buat aku bener-bener bezikir, takut banget sama dosennya, tugasnya yang mengancam jiwa ahahhahaa.
Ngumpul judul juga di semester ini, duh senangnya punya guru pamong kaya Pak Edci dan Bu Ika, semua judul keluar gara-gara terinspirasi dari beliau berdua. Uniknya, ngambil analisis lagunya si Cakra Khan, kreatif-kreatif gimana gitu yach, hehehe.
Semoga Juni 2013, S. Pd udah kusandang, sudah bisa buat ortu bangga, buat Mas jadi semangat kerja dan kuliahnya, buat si Dembot datang ke wisudaan, hohohoho ya iyalah. Moga bisa cepat-cepat bertamu ke rumamuMu ya Allah, amien...
Hmmm semester tujuhku, selamat tinggal, semester yang membuat hati ini benar-benar berani, jiwa kuat, manjaku berkurang, penuh semangat dan yang jelas membuat aku yakin kalau aku bisa. Terimakasih sudah mau bersahabat denganku yah.
Selamat datang semester delapan, semester akhirku, semoga jalan indah terbentang untukku, semangat dan sehat selalu. Terimaksih untuk semua yang menyanyangiku dan mendukungku . Perjalanan menuju S. Pd selangkah lagi!!! Semangat Saa... J

Jumat, 21 Desember 2012

Miss U TKK


Cerita ini bukanlah sebuah fiksi konyol yang sengaja ku tulis, cerita ini hanyalah buah kerinduanku pada kalian. Dimana, bagaimana, dan dengan siapa kalian sekarang, tidak mempengaruhi kenangan kita bersama.
Semuanya bukan berawal dari sebuah kebetulan, tapi berawal dari kesengajaan kami. Rasa sesak mungkin sangat terasa saat harus secepat kilat beradaptasi dengan lingkungan. Inilah kisah lawas tentang pertemanan kami yang mungkin dan bisa saja terkikis karena jarak serta perasaan. Bagiku, wajah-wajah mereka baru mulai terekam di otakku sejak tahun 2006, awal kelas X. Khusus untuk dua orang pertama, aku sangat mengenal mereka sejak kelas X, sedangkan tiga berikutnya saat kelas XI.
Mereka merupakan sumber senyuman dan semngatku untuk berangkat ke sekolah, menempuh jarak berkilo-kilo meter dan harus berdesakkan dengan para ibu-ibu penggawa sayur dan ikan yang ingin mencari nafkah di pasar. Satu nama unik dengan torehan kisah panjang, entah sepanjang apa, tercetuslah TKK,  filsafat apa yang mendasari ini, aku sendiri tak tahu. Mereka berlima mungkin tersebar, tapi tetap ada di otak dan di hatiku.
  • ·         Asep
Cowok termuda diantara kami berenam ini bernama aslikan Abdul Azis Ashari, atau A3 semacam buku gambar begitulah, tapi untuk mengefesiensikan nama, si A3 ini dipanggil Asep, yang konon katanya berarti ganteng, walaupun pembuktiannya di tangan anda masing-masing hehehehe. Kelahiran Agustus 92, terlalu muda memang untuk zamannya, tapi kenyataannya memang begitu.
Cowok jawa satu ini memang kelamaan hidup di Bandung, jadi sekarang mungkin sudah agak putih. Dia termasuk lelaki setia, tapi punya banyak cinta. Pasti bingung, kenapa jadi begitu? Hmm,,, begini kisahnya, si Asep ini setia sekali dalam sebuah penantian, (sekarang masih nggak ya?), tapi diperjalanan penantian, cowo ini nggak diam aja, tetap dalam tahap seleksi cintanya ecieeee... Hhhee.
Kenal dia waktu kelas X sih, tapi beda kelas, nah kebetulan di kelas XI aku sekelas deh, dan tanpa paksaan kami berteman cukup TKK sekali lah.
Temanku satu ini jago Bahasa Inggrisnya, jago juga ngegalaunya. Pendengar setia, penyayang teman, dan yang jelas, nggak cuek saudara.
Si Asep sekarang ngerantau di Bandung, untuk nuntut ilmu di Unikom Bandung, jurusan S1 Arsitektur, dia udh ku kontrak buatkan desain rumahku ntar, hhee.
Terkadang kalau diperhatiin dia itu risih, abis perhatiannya luar biasa sih, soalnya kembali ke sifatnya yang pendengar setia dan penyayang teman, jadi overnya ketara, tapi jarang aku menemui teman macam begini, aku merasa beruntung. Terkadang rindu juga sih diceramahin sama dia, yah biasanya abis diceramahin dia, nih mata jadi sembab, hahhaha.Semangat yah Sep, semngat untuk pergi ke Jepangmu. Aku percaya pasti bisa, dan bisa untuk yang lainnya. (Tahu aja kan).
  • ·         A’am
Terlepas dari segala sesuatu aku dan dia. Dia teman, abang, sahabat yang punya porsi berbeda untukku, yah mungkin tanpa harus dipanjang-panjangkan sekalimat saja cukup.
Cowok Libra yang bernama lengkap Amrullah ini punya ambisi dan sifat idealis yang cukup luar biasa, dan jelas pengejar kesempurnaan untuk sebuah akhir yang ingin dia dapatkan.
Si hitam manis ini penyanyang ibu, bahkan jadi makhluk terrajin pulang kampung waktu masih kuliah.  September kemarin, Alhamdulillah dia sudah sukses menyandang Amrullah, Amd. Kl. Lulusan Stikes Muhamadiyah Samarinda, jurusan D3 Kesehatan Lingkungan ini termasuk organisatoris, sikap pemimpinnya mungkin sudah aku lihat sejak pertama kali bertemu (cieee... tiarap). Sejak kelas X nih cowok aktif hampir di semua ekstrakulikuler di SMANSA PPU. Jadi semangat kepemimpinannya kebawa sampai sekarang mungkin.( Semoga iya).
Kenal dia sejak awal masuk putih abu-abu, kakak penggila Andra and The back Bone  ini jadi murid les privat matematikaku yang cukup sulit diajarinnya. Hhahahha. Syukurlah sampai kelas XII kami masih disatukan dalam satu ruangan kelas.
Dia makhluk tertegas yang pernah aku temui, khususnya untuk yang sesusiaku, hanya berbeda 29 hari saja, dia bisa disulap jadi kakak berjarak 10 tahun lebih tua untukku. Terkadang aku sangat merindukan ketegasannya yang sarat akan makna berani. Hmm apalagi yah, jangan banyak-banyak ah... Yang pasti si A’am ini punya kesan banyak bagi aku dan teman-teman TKK lainnya.
  • ·         Ayie
Cewek manis nan lembut asli Nipah-Nipah ini sangat anggun saudara-saudara. Wajahnya yang unyu-unyu macam boneka barbie (tapi pecinta Dorazaemon, eh  salah Doraemon), membuat sekali kidip ribuan kupu-kupu menghampiri (alah lebay). Penyuka biru ini penyumbang dana terbesar bagi TKK yang penggila gratisan, ahahahaa, sampai-sampai kami angkat jadi bendahara, tanpa ada ketua dan sekertaris. Si unyu-unyu yang bernama lengkap Deasy Novitha Sari (mirip memang sama namaku) ini, lagi menempuh semester tujuhnya di Universitas Mulawarman Jurusan S1 Ilmu Komputer,
Kenal dekat dengannya sejak kelas XI, waktu sama-sama terdampar di IPA, dia yang pendiam namun penuh karisma dan ngangenin ini, mampu membuatku betah. Nggak beda dengan si Asep tetangganya (mereka tetanggaan), si Ayiee Zaemon ini pendegar setia, penyumbang coklat untukku ahahahhaa.
Ayiee, yang beutahhh menjomblo ini sangat tahan godaan, walaupun puluhan kumbang nan tampan menghampiri, dikibasnya langsung. (Ahayidee...)
Punya banyak kenangan konyol bareng cewek blasteran Bugis-Banjar ini, dari yang nyenengin sampai yang yah... begitulah. Seperjuangan daftar kuliah, tidur pindah-pindah macam nomaden. Hhehhehe.
Cewek yang mungkin bakal jadi programer pembuat AyieZaemon (bagiku konsep Desydoaremon versi Penajam, peace... Hehehhe), masih suka ku recokin di kontrakkannya, terkadang akau cuma numpang makan, gangguin dia belajar, atau buat bubur manado yang luar biasa banyak, sampai-sampai pinjam panci tetangga hhohoho.
Si Ayieezaemon, tetap jadi barbieemon yah... (Duh apa coba ini). Good luckJ.

  • ·         Juni
Waahhh... Mas mas satu ini jangan ditanya, pesonanya bisa menaklukan seantero PPU, dari kecamatan Penajam, Sepaku, Waru, sampai Babulu, super sekali bukan. Mas yang bernama lengkap Juni Admaja Saputra ini tidak pernah telat ke sekolah, ya iyalah, rumahnya disamaping SMANSA. Kenal dekat dengannya sejak kelas X, gara-gara namanya diabsen, pas di atas namaku. Teman sejatinya si A’am dari TK, waktu SMA kaya dua sejoli yang lengeket, sampai pacar aja kalah.
Cowok yang ngakunya Respector dan lagi menempuh S1 di Universitas Mulawarman FKIP PGSD ini memang penyanyang anak kecil, dan gampang narik perhatian, jangankan anak kecil, yang gede aja kelenger. Hidup di Samarinda, dan Cuma beda gang aja sama aku, tapi nemu orang ini susah sekali, malah ketemunya di Penajam.
Sekarang, kita-kita semua tinggal ngarep undangannya si Juni ini aja (paeaceee...), secara hubungan cintanya aja yang mulus lurus kayak jalan provinsi Penajam sampai Babulu, hehhehe.
Perkerja keras satu ini punya semangat membangun yang patut TKK contek deh, tiga tahun sekelas sama dia buat aku tahu banget, kalau dia penyayang teman, orangnya paling merasa kalau sang sahabat lagi serong sedikit. Pokoknya Mas Juni ini The Best lah!
  • ·         Lisa
Yah ini sih aku, cewek imut (aduh sebentar lagi dilempar botol ini), yang sekarang lagi sterss mikirin skripsi di S1 FKIP PBSID Unmul Smarinda hhee. Aku yang selalu membuat teman-temanku stress, yang buat mereka muntah sama curhatku yang nggak tahu sampai bagian berapa, yang cape diamkan aku kalau lagi patah hati.
Terjun ke TKK memang disengaja, waktu masih awal-awal dibentuk (emang ada peresmiannya?) gara-gara ikut pacar (nah kan nyambung ke yang zona merah) jadi deh ngerapat bareng teman-teman ajaibku ini. Jadi duo Novita sari-ku baring si Ayiee ahhahahaa.
Aku singkat sajalah, yang jelas, apapun yang terjadi padaku kemarin, hari ini, dan sekarang, aku tetap merindukkan dan sayang TKK-ku. ^^.
  • ·         Said
Wah kalau ngomongi abang nan gagah ala-ala artis ibu kota yah jangan ditanya, si Said ini bener-bener artis sekali lah. Cowok nan ahaiyde yang bergelut di dunia Fisika ini terkenal encer banget otakknya.
Cowok kelahiran Maret ini lagi seru nimba ilmu di S1 FKIP Fisika Unmul. Said terkenal dengan kecuekkannya yang menjebak hati para wanita (tsah...). Paling seneng kalau dapat kesempatan mampir ke rumah Said yang memeng kebetulan di pesisirnya Penajam, aneka lauk dari laut tersedia dan yang jelas gratis di rumahnya (ketara banget TKK ini doyan gratisan). Mamanya yang ramah dan seru, buat kita-kita betah di rumahnya dan ngabisin persediaan makanannya hheheeha.
Kakak yang baik ini juga pekerja keras, nggak canggung nyoba usaha-usaha baru yang menjanjikkan. Tinggal satu kamar bareng si Juni di perantauan, tapi tetep aja, aku jarang ketemu makhluk ini. Abang yang satu ini ku kebal sejak kelas X, tapi sekelas waktu di XI IPA, biasa sama-sama nyangkut.
Said yang ngakunya pujangga asmara ini jago banget nganju (baca: ledek atau ngolok), sekali kata terucap, ribuan jarum tertancap, yah mantap lah pokoknya, tapi karena inilah khasnya si Muhamad Said anaknya pak Imam ini ada.
Said... Said bagi duren dong!!!

Wuihhh... Panjang juga yah. TKK yang selalu di hatiku ini semoga nggak akan pernah hilang. Ingat banget, waktu lagi ngumpul, ke empat cowok konyol itu mau nikah serempak di pantai Tanjung, jiahhh ala ala pantai gitu. Ingat deh saat-saat kita berenam gila sama permen lolypop milkita hhehe, terus ingat banget waktu kerja kelompok di rumah Ayiee, terus si Asep masak Mie rebusnya. Kita sama-sama berjalan, dan biarlah semua keinginan itu berkembang. Kami bisa segera lulus nyusul si A’am yang udah duluan.
TKK, dibalik kediaman kita yang berbeda jarak, waktu, dan pikiran sekarang, semoga kita tetap seperti kita yang kemarin dan akan tetap seperti itu untuk hari ini dan nanti.
Salam kangen selalu,

Lisa

 *Maaf ya, fotonya jadul sekali ^^.

Sabtu, 15 Desember 2012

4 Sudut II

Terkadang, aku tak pernah paham dengan apa yang ada di kepalaku. Hanya ada rasa jengah dan rindu yang setiap hari berkecamuk dan silih berganti hadir dan betah nemplok disitu. Sungguh, aku tak pernah menyuruh pikiran itu berhuma di jiwaku yang sesungguhnya agak sakit ini. Tapi apa mau dikata, rasa gila yang sepertinya abadi itu sulit diusir. Aku berada dibelakang dua pilihan sulit yang sesungguhnya sama-sama tak menjanjikanku, bahkan aku bingung, maju dan memilih salah satunya, atau kabur entah kemana mencari pilihan yang opsinya saja masih melanglang buana. Mau tertawa rasanya, pilihan pertama aku harus melanjutkan sesuatu yang jelas aku tak bisa menerka apakah hatiku ini ikhlas melewatinya, namun aku tahu sponsor opsi yang satu ini sangat berbaik hati menjalaninya, sedangkan opsi ke dua, jauh lebih indah bagi pikiran khayalku dan aku jelas sangat ikhlas menjalaninya, namun aku tak yakin si sponsor itu mau bergabung. Dua pilihan sulit, namun sebenarya tidak jelas muaranya kemana. Ini memang dari pihak akunya yang kuran-kurang, kurang memahami segala hal terutama hati, pikiran, niat serta sebuah keikhlasan. Agghh... cukup, mungkin ini semua hanya proses gila yang tak wajib ku jalani, tapi aku harus berani melewati. Aneh, tapi kenyataanya jelas begitu. #4Sudut

Selasa, 11 Desember 2012

4Sudut

Tatapan tajam mata yang selalu membuatku tenang itu, mendadakan memaksaku untuk tertunduk seketika, disusul tetesan airmata mengalir. Seketika senyap menyapa kehening, tetesan gerimis yang tak bernada menjadi latar suara yang kudengar selanjutnya. “Setidaknya, saat kamu ingin kembali memberontak dan nekat, kamu ingat ini, kejadian yang membuat kamu membuang air matamu percuma. Bisa tidak hapus dia sejenak, aku tak habis pikir, kalian itu seperti musuh, padahal sama-sama tidak saling membenci,” Ujarnya yang sedikit menusuk dan menyadarkkanku yang bodoh. “Kamu pasti paham, dia bukannya membencimu, hanya malu karena pernah menyakitimu, jadi setidaknya kamu menghindar sejenak,” Kembali, suara orang di depanku ini halus, tapi sarat akan ketegasan.“Dia dan kamu punya pikiran dan masalah masing-masing, kamu pasti mengerti, karena kamu juga mengenalnya secara dalam kan? Aku tak mnyuruhmu untuk menyudahinya, tapi memberikan waktu baginya berfikir, disela dia berfikir itulah, kamu juga harus berfikir!” katanya lagi. Seketika senyap menyapa kami berdua, aku yang masih tertunduk lesu mulai mengangkat wajah, dan berani menatap mata teduhnya yang tersenyum. Iya ini kebodohanku, untunglah, kau membangunkkanku dari mimpi.