Perasaan yang Terbengkalai
Engkau hebat merangkai kata indah pelukis jiwamu.
Engkau hebat menganalisis sejuta makna kata kiasan.
Engkau hebat mengucap sejurut kalimat manis dituturmu.
Engkau hebat mengubah kasar itu jadi lembut.
Tapi apa kamu tahu?
Apa maksud kata indah itu?
Apa kamu tahu tujuan analisis makna itu?
Apa kamu paham akan kata yang kau ucap?
Apa kamu mengerti perubahan itu?
Aku rasa, rasamu sendiri terbengkalai.
Terbengkalai akan ketidak tahuanmu akan dirimu.
Kaku atau beku itupun kamu tak sadar.
Sejuk akan katamu hanya sebuah alibi.
Alibi dari permaianan hatimu.
Mau protes???
Silahkan… Ini kenyataannya.
Kamu berdiri pada sebuah tiang pancang yang kokoh.
Karena kamu hanya ingin berlindung .
Karena kamu sadar akan lemahnya batin jiwamu.
Yah itulah kamu, itulah kamu adanya, itulah perasaanku yang terbengkalai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar