Ibu…
Jauh rasanya aku darimu…
Enggan rasanya aku menemuimu…
Jengah rasanya aku mendengarmu…
Bosan rasanya aku menurutimu…
Ibu…
Itu kejamnya aku saat aku disampingmu lalu…
Ibu…
Itu durhakanya aku saat aku dibimbingmu lalu…
Ibu…
Itu sadisnya aku saat kau bicara padaku lalu…
Ibu…
Itu tak perdulinya aku saat kau menasehatiku lalu…
Ibu…
Aku tak pernah tahu akan begini jadinya aku…
Sendiri tanpa ada suaramu…
Tanpa senyumanmu…
Tanpa kehadiranmu…
Ibu…
Aku belum sanggup jauh dari pandanganmu…
Aku belum sanggup mengobati sakitku tanpamu…
Aku belum sanggup menyelesaikan gundahku tanpa nasehatmu…
Aku juga masih belum sanggup berjalan tanpa gandengan tanganmu…
Ibu aku sendirian disini…
Tak ada dirimu yang membangunkanku tidur…
Tak ada teh hangat buatanmu…
Tak ada tangan yang ku jabat saat ku berangkat tiap pagi…
Tak ada yang membalas salamku saat aku pergi…
Ibu aku sengsara…
Aku sengsara tanpa dirimu…
Aku kewalahan mengatur hidupku…
Aku terlalu manja padamu Bu…
Aku belum puas memeluk tubuhmu…
Aku belum puas bercerita denganmu…
Aku belum puas diajari olehmu…
Aku rindu Bu…
Rindu beratus kali lipat dari pada rindunya aku pada kekasihku…
Rindu akan semua sifat ikhlasmu padaku…
Rindu akan larangan-laranganmu…
Rindu akan makna diammu…
Bu…
Rasa terpenjaraku dulu saat aku didekatmu…
Lebih nikmat dari pada saat aku disini…
Aku memang bebas Bu…
Tapi aku terpenjara untuk bertemu denganmu…
Ibu…
Aku ingin pulang…
Setiap hari menikmati masakanmu…
Setiap hari melihat dan mendengarmu…
Setiap hari diperintahmu…
Setiap hari ada bersamamu…
Ibu…
Aku memang mampu menuliskan berbait-bait puisi untukmu…
Tapi aku tak kan pernah mampu menuliskan berjuta-juta keikhlasanmu padaku…
Aku memang mampu bernyanyi merdu tentang dirimu…
Tapi aku tak kan pernah mampu menyanyikan lagu tidur dengan tulus seperti saat kau menyanyikannnya untukku…
Ibu…
Aku takkan menjadi raja atau ratu dihidupku…
Karena kau adalah ratunya….
Ibu…
Aku akan bertahan disini…
Mengikuti alur yang kau inginkan…
Aku akan kuat disini Bu…
Walau sebenarnya aku tak sanggup Bu…
Ibu…
Tak ada salam sehangat salammu…
Tapi terimalah salam rinduku untukmu…
Ibu tunggu aku…
Sidanglah aku dengan cintamu…
Karena aku rindu dengan semua tentangmu…
Ibu…
Aku menyanyangimu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar