Total Tayangan Halaman

Rabu, 09 Maret 2011

Sadar... Sadar... Sadar

Dasar bodoh, dia fikir yang dia lakukan ini bermanfat apa, ngurung diri, mogok makan, mewek sana-sini, menyesali semua kelakuan orang yang juga bodoh, terlalu aneh.
Kepala gatal, semua nasihat mental, ya ampun, kapan lurusnya jalan pikiran orang bodoh satu ini.
Marah-marah karena kebodohan orang yang tidak sadar kalau dia bodoh, menangisi orang yang sedang cekakakan , benar-benar dibodohi perasaan.
Ngakunya seorang calon S1, tapi kok ya begini, hampir 1.5 bulan nggak sehat-sehat, ngeratapi nasib yang benar-benar membingungkan.
Ingat-ingat hidupmu woyy… Mau lanjutin masa depan, apa kamu mau mandek diam di kamar kost? Sayang Ibu dan Bapakmu nggak?
Sudahlah otakku, jangan kau pikirkan manusia bodoh yang memang bodoh itu, buat apa Ada Band membuat lagu itu, kalau tak ada yang seperti itu.
Kamu sudah diusir oleh hatinya, kamu itu sudah digantikan tau!!!
Jadi jangan mengkhayal kalau pangeran berkuda putihmu dulu itu datang lagi, membawakan sebuket bunga mawar, memberikan senyuman yang paling indah lagi, lenyapkan sudah khayalan itu!!!
Kalau belum bisa membuka hati ya sudah, tapi cari ketenangan hidupmu dulu lah, ingat dia aja nggak ngerasa ngianati kamu kok, kok ya kamu ngerasa dia harus sadar.
Biarkanlah dia berdiri di atas argumentnya yang merasa dirinya tidak menyakiti apapun.
Kan katanya solusi alternative terakhir toh, ya udah, kamu menang, jadi jangan pernah mikirin orang yang jelas-jelas kalah macam dia.
Kamu menang, menang untuk setia, teguh berkomitmen, dan yang jelas jangan kalah untuk berfikir rasional. Ayolah jangan jadi orang bodoh, kamu punya kelebihan yang dia tidak punya, kelebihan yang sangat dasyat, yaitu sebuah ketulusan. Ikhlas lebih baik, ekspresikan saja, dengan tulisan dan suaramu.
Stand and spirit Lisa!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar